Posts

Showing posts with the label Inspirasi

Jangan Menunda Karya

Image
sangpena.com | Pernah merasa jadi orang yang sering ketinggalan zaman ndak ? Atau lebih sadis, ketinggalan karya! Baru sebatas ide, ternyata sudah ada. Baru sebatas konsep, ternyata sudah eksis lama. Baru wacana dahsyat, ternyata barangnya sudah ada. Baru ide sepotong, ternyata teman sudah bikin yang udah jadi. Duh duh, kenapa bisa begitu ya?  Apakah anda termasuk remaja atau generasi muda telat, yang suka basi idenya sebelum eksekusi, yang terkubur mimpi besarnya hanya karena kalah start dengan yang sudah jadi. Jika iya, barangkali anda atau bahkan saya sendiri adalah generasi penunda. Padahal Allah sudah memberikan kita ilham dari berbagai cara dan kejadian. Tapi kita seringnya menunda ilham tersebut sehingga tidak pernah terlahir karya besar. Kita dijauhkan dari keberhasilan karena terlalu sering menunda. Dan efek utama menunda - jika terlalu sering - adalah lupa. Sehingga kehilangan momentum utama untuk melejitkan ilham tersebut. Tapi, kalau sudah lihat kaw...

Jatuh Cinta Itu...

Image
sangpena.com | Cinta bisa jatuh kepada siapa saja, dimana saja, kapan saja. Tidak peduli anda raja, jika garis menakdirkan anda mencintai seorang rakyat jelata, maka cintalah anda. Tidak urusan anda sedang dimana, di belahan bumi manapun, jika anda dipertemukan dengan belahan hati, maka cintalah anda. Tidak perlu menunggu waktu yang tepat, tanggal yang bagus, jika ia tiba maka cintalah anda. Sebuah perjumpaan beberapa menit di gang yang sempit - lagi bau - bisa memulai awal sebuah cerita bernama cinta. Pertemuan di masjid yang sama, di majelis tempat anda belajar. Atau sebuah gang yang sama tempat anda pulang. Bahkan, jodoh bisa karena nomor telepon yang nyaris sama, hanya beda beberapa digit angka paling belakang. Cinta cenderung hadir karena hal-hal yang sifatnya "biasa". Biasa bersama, biasa bersua, biasa berdiskusi dan biasa bertukar pikiran. Lama kelamaan akan timbul rasa yang membuat anda susah tidur :D | ada harap dan doa yang berapi-api, bahkan...

Mandadak Kemarau

Image
picsource: antarafoto.com Miskin yang mendadak singgah Menghadirkan keserakahan Kian letih Berat kaki untuk melangkah Namun,  Apalagi yang dapat kita lakukan? Jika kemarau mendadak berkepanjangan Dari kenyamanan hujan yang terlalu lama (juga) dirasakan Apa yang mesti (lagi) kita kelu dan keluhkan? Kita sudah kadung memilihnya Kita sudah tak mampu mengubahnya Kemarau segera datang Kita tak mampu menaksir cuaca ke depan Apakah ini jawabannya? Ujian yang mendadak singgah Dalam hidup yang semakin gerah Kita tetap melangkah, Kian letih... Semarang, 29 Agustus 2014 Wonodri, setelah letih perjalanan panjang Blora - Semarang Inspirasi dari Sayyis Fahmi Alathas