Posts

#3M Mari (Mulai) Menulis

Image
Sang Pena - Seperti halnya iman yang naik turun, terkadang kemampuan menulis yang baikpun tidak selamanya berada dalam kondisi yang optimal. Ada kalanya begitu bersemangat. Tidak jarang melempem seperti kerupuk kena air. Tulisan di atas bukan statemen yang saya anggap terjadi kepada semua orang, tetapi lebih kepada diri saya sendiri yang akhir-akhir ini kurang "bermutu" dalam dakwah bil qolam. Dakwah lewat tulisan. Menulis . Sekilas memang terlihat mudah. Iya benar. Kalau hanya asal menulis. Tapi menulis yang benar menurut saya pribadi, bukan menulis yang asal coret. Menulis yang ideal adalah menulis yang mampu memberikan nilai kemanfaatan bagi siapapun yang membacanya. Itu baru namanya menulis.   Jika kita melihat berbagai penulis besar. Apapun yang dituliskan oleh mereka, selalu memberikan dampak perubahan. Entah dalam perubahan yang dapat kita lihat secara nyata, atau yang kasat mata. Misalnya, berbagai pemikiran dan revolusi besar. Kebanyakan bermula dari pemikira...

Mengundang Rezeki

Image
Sang Pena - Lagi, akhirnya menebar semangat kakek Jamil Azzaini :) - Selamat membaca - Rezeki itu harus dijemput. Caranya? Dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. Apabila kita melakukan tiga kerja tersebut, insya Allah seluruh kebutuhan pokok terpenuhi. Namun bila Anda ingin “naik kelas”, undanglah agar rezeki yang berkah datang kepada Anda. Ada dua cara untuk mengundang rezeki yang berkah datang menghampiri Anda yaitu dengan cara profesional dan spiritual. Secara profesional, Anda harus menjadi expert di bidang yang Anda tekuni. Seorang yang sudah diakui expertisenya akan dicari banyak orang, bahkan orang lain bersedia membayar mahal atas keahliannya itu. Segera tetapkan mulai sekarang, Anda mau dikenal sebagai expert di bidang apa? Bila sudah Anda tetapkan, asahlah keahlian itu terus menerus. Jangan “plin-plan” bergonta ganti profesi dan keahlian. Apabila kesulitan menemukan expertise yang hendak Anda tekuni, berkonsultasilah kepada ahlinya. Seorang exper...

Genggamlah Dunia! (Jamil Azzaini.com)

Image
Sang Pena - Tulisan ini saya ambil dari Blog Kakek Jamil Azzaini, semoga menginspirasi kita semua. Buat kakek, maaf ya kek, copas, biar dakwahnya semakin membumi. ;)  Menutup tahun 2012, saya berkesempatan tampil satu panggung bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Prof Miftah Faridl dan Aa Gym. Acara yang diadakan oleh Harian Umum Republika ini diselenggarakan di gedung Pusdai Bandung, dihadiri 8.000 orang lebih. Masing-masing pembicara tampil 30 menit. Sebagai pembicara terakhir saya tampil 90 menit. Tampil terakhir membuat saya dapat menyimak saripati ilmu yang disampaikan tiga pembicara sebelumnya. Grogi dan malu menyelimuti pikiran dan hati saya ketika itu. Mengapa? Karena saya merasa, sayalah pembicara yang ilmunya paling rendah dalam acara muhasabah akhir tahun itu. Banyak ilmu yang saya peroleh dari ketiga tokoh masyarakat tersebut. Sebagian ilmu itu akan saya bagi dalam tulisan hari ini dan esok hari. Pelajaran pertama yang saya peroleh, “Jangan ci...

Membuka #Resolusi2013

Image
Sang Pena - Alhamdulillah, segala puji syukur hanya patut kita panjatkan atas segala nikmat Allah yang tak pernah terhitung hingga detik ini. Hari ini merupakan hari pertama di tahun 2013. Di hari yang pertama ini tentu ada banyak harapan untuk kebaikan dan keberkahan kita di tahun ini.  Jika di tahun lalu kita sudah memasuki "grade 1" maka idealnya kita di tahun ini bisa lebih baik. Blog ini misalnya, tahun ini sudah memasuki di usia tahun ketiga. Eksis, sekalipun update tulisannya bisa dibilang tidak terlalu rutin.  Nah, kembali ke topik awal yang saya tulis, yakni tentang #Resolusi2013. Ada banyak harapan, tentu saja. Namun yang perlu kita lakukan agar harapan kita tetap hangat dan terlihat adalah dengan menuliskannya. Karena kita ini rawan lupa, dan menulis adalah salah satu tindakan untuk MELAWAN LUPA! Pada tulisan ini, tentu saya tidak akan menulis (sekarang) seputar #Resolusi2013. Tapi saya hanya hendak menghimbau kepada pembaca semua, untuk berani men...

Mencintai Hidup (True Story)

Image
Sang Pena - Alhamdulillah, lagi dan lagi kesempatan yang mulia dalam hidup ini diberikan oleh Allah :) tak boleh kita sia-siakan kawan, barang sedetikpun. Hmm, hari ini mau nulis apa ya? :D yaudah, begini saja. Beberapa jam yang lalu saya membaca tulisan bagus. Sebuah kisah nyata dari sahabat baru saya :) yang luar biasa semangatnya, semangat belajarnya. Oke, tidak berlama-lama ya, silahkan dibaca kisah ini. Based On True Story! semoga bermanfaat! start! Dulu aku pernah mengira, aku bukanlah anak dari orang tuaku, namun tika menatap senyum bunda dan ayah, aku kembali yakin bahwa aku adalah anak kandung mereka. Saat  diomeli, aq berpikir kembali, aku bukan anak ayah dan bunda, namun saat boneka beruang itu tiba,, aku berfikir lagi aku anak ayah dan bunda.Yah,, itu cara berfikirku saat berusia masih duduk di kelas 2 SD. Bergulirnya waktu aku berusia 19 tahun, kini saat nya fikiranku berubah, kini aku tau betapa ayah dan bunda menyayangiku. Senyum mereka, nasihat merek...

Bersyukur :)

Image
Sang Pena - Semarang "...Sesungguhnya Allah memberikan karunia kepada manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur." (Al Baqarah: 243).  Pembaca yang budiman, selamat pagiii :) aku menyayangi kalian semua, dalam penuh syukur dan kebahagiaan karena nikmat yang begitu luar biasa ini. ^_^ So, sudahkah kita menghirup udara pagi ini dalam-dalam, mengirimkannya ke seluruh sudut sel tubuh kita, sambil dalam hati mengucapkan syukur atas nikmat yang tercurahkah hingga detik ini. :) Pembaca yang mulia, sedikit terjemahaman ayat di atas adalah salah satu ayat dalam Al Qur'an yang tentu kita semua tidak meragukannya lagi kebenarannya, sedikitpun. "Kitab" karya Nabi Mulia yang wajib kita baca-mengerti- dan tentu saja; amalkan! Sudahkah dari kita sudah sesuai dengan ayat tersebut? Iya, karena memang kebanyakan manusia (masih) belum bersyukur :( Jadi, tema pagi ini adalah bersyukur :) Alhamdulillahirobbil'alaminnn. Segala pujian hanya milik Allah, Tuhan Semesta...

Logo (Baru) Sang Pena :)

Image
Sang Pena - Alhamdulillah, sekali lagi Allah masih memberikan kesempatan bagi hambanya ini untuk kembali menggerakkan jemari, menulis, mengabadikan langkah sederhana, untuk membuktikan kepada dunia, bahwa aku pernah ada, pernah hidup dan berkarya untuk kalian :) sahabatku dan keluargaku yang sangat aku sayangi dengan sejuta ketulusan yang tak terperi. Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan kabar baik seputar Blog Sang Pena. Tidak terlalu menggembirakan sih jika dihitung dengan rupiah, hehe. Kabarnya adalah, Logo Blog Sang Pena, dengan resmi telah berubah, sesuai yang saya pajang di widget sebelah kanan, atau bisa dilihat dalam postingan kali ini. Semangat harus terus diperbaiki. Betul kan? iya, betul banget. Nah, makanya menjelang tahun 2013, saya mengubahnya menjadi tema yang lebih "cool" dengan didominasi warna biru laut. Tidak seperti logo yang saya buat pada 2011 (logo Sang Pena sebelumnya) yang didominasi warna kuning. Semoga dengan logo yang baru ini...