Dalam Halunisasi (?)

sangpena.com | Dalam halusinasi, kanjeng mami merasa memiliki negeri ini
Dicengkeramnya erat, tak akan dilepas selagi ada petugas yang menjabat
Tidak urusan dia jadi apa, atau dipilih siapa, yang jelas dia ditugaskan siapa.
Macam-macam, awas!
Takabur? atau merasa di atas angin kekuasaan.
Melampiaskan syahwatnya yang tertahan sakit hati 10 tahun...
Olala,
Maafkan kami pak petugas partai, silaunya kekuasaan telah menjadikan kanjeng mami lupa, bahwa engkau dipilih dari rakyat, oleh dan untuk rakyat.
Bukankah begitu rumusnya?
Semoga (alm) bapak kanjeng mami tidak malu dalam istirahat panjangnya.
Karena, dalam nama kanjeng mami, terabadikan nama beliau...
Comments
Post a Comment
Silakan tinggalkan komentar, yang sopan ya :) | Semua komentar akan dimoderasi.
Hendak diskusi dengan penulis, silakan via email di pena_sastra@yahoo.com. Terima kasih