Opini : Memperbaiki Regulasi Ormas
![]() |
Memperbaiki Regulasi Ormas |
Indonesia adalah negara demokrasi dengan jumlah penduduk yang besar, tentu tidak diragukan lagi tingkat kemajemukannya. Tak heran jika banyak ormas bermunculan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang beragam. Namun, satu hal yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah adalah regulasi tentang ormas.
Dari tahun ke tahun pertumbuhan ormas sebagai salah satu bagian dari masyarakat cukup besar. Baik yang bergerak dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan dan lain-lain. Hal ini tentu merupakan bentuk positif akan adanya kesadaran demokrasi di masyarakat.
Namun di sisi lain, banyak pula ormas yang “tidak jelas” bahkan cenderung hanya menjadi alat untuk mencari keuntungan bagi sekelompok orang, ditunggangi kepentingan politik, dan seringkali melupakan tugasnya sebagai organisasi di masyarakat.
Kemudahan dalam membuat atau membentuk sebuah ormas memang perlu mendapat sorotan. Menjamurnya ormas tentu tak lepas dari peran pemerintah dalam memberi izin kepada ormas tersebut. Maka sebagai bentuk tindakan antisipasi agar kekerasan dari ormas tertentu atas nama agama tidak terulang lagi, pemerintah perlu lebih selektif dalam memberikan izin operasional kepada ormas.
Dengan adanya regulasi yang lebih ketat dalam penerimaan ormas, diharapkan ormas yang lahir dari masyarakat kelak bisa menjadi bagian dari masyarakat serta bersama dengan pemerintah untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Bukan malah menjadi musuh bagi kelompok atau ormas lain, bahkan memusuhi pemerintah.
Tujuan pembangunan tidak akan pernah tercapai selama tidak ada persatuan dan sinergi dari elemen masyarakat dengan pemerintah. Ormas sebagai salah satu bagian dari masyarakat sudah sepatutnya menempatkan diri di garda terdepan untuk membantu pemerintah, bukan sebaliknya. Dan tidak segan untuk bertindak sebagai oposisi jika pemerintah keluar dari jalur yang benar. [Sang Pena]
Comments
Post a Comment
Silakan tinggalkan komentar, yang sopan ya :) | Semua komentar akan dimoderasi.
Hendak diskusi dengan penulis, silakan via email di pena_sastra@yahoo.com. Terima kasih