Posts

Showing posts from March, 2015

Hidup Itu...

Image
sangpena.com | Ketika kita berada di tempat yang tinggi, kita bisa melihat hal-hal yang rendah di sekitar kita. Tetapi jika kita bersikap sederhana, maka anda akan mendapat tempat dimanapun. Tidak ada yang canggung, tidak ada yang sungkan dan tidak akan timbul sekat :)

Hidup itu harus biasa dan sederhana, tapi KEBERMANFAATAN dan CITA-CITA harus luar biasa :)

Follow instagram saya untuk update ya, hatur nuhun.

Jakarta, 31 Maret 2015

Surat Terbuka kepada Ahok

Image
Koh Ahok,
Ada banyak orang yang tak suka pada kata-kata kasar Anda. Saya maklum soal itu. Tapi saya juga maklum bahwa kata-kata kasar Anda tidak ditujukan untuk mencaci rakyat. Yang Anda caci adalah orang-orang korup. Bagi saya sih, itu bukan masalah. Orang-orang korup itu tidak hanya perlu dicaci, tapi juga harus dikurung di penjara.

Saya paham soal keberatan orang-orang itu. Mungkin tak patut benar bila kata-kata kasar itu sering-sering diumbar. Maka silakan Anda pertimbangkan sendiri, kalau masih ingin mencaci orang-orang korup itu. Kalau kata-kata seperti taik itu dirasa tidak cocok oleh orang-orang cobalah mencaci mereka dengan inovatif. Misalnya makilah mereka dengan nama buah-buahan, misalnya kedondong, duren, kesemek dan lain-lain. Anda mungkin heran, kenapa mencaci dengan nama buah-buahan? Saya kasih tahu ya Koh Ahok. Buah-buahan itu tidak satupun yang punya otak. Jadi sangat cocok untuk mendeskripsikan
para koruptor itu.

Adapun soal surat dari Jaya Suprana, …

Saya dan Instagram

Image
sangpena.com Selamat datang penghujung bulan Maret. Tidak terasa bulan ini berjalan begitu cepat. Rutinitas kerja yang padat dan kesibukan "baru" di ibukota; silaturahim komunitas, benar-benar membuat saya hampir tidak pernah menulis lagi. Saya malas? tentu tidak, saya hanya menunggu waktu yang tepat untuk menulis kembali.

Saya mempunyai kesibukan baru akhir-akhir ini, berinstagram. Hampir setiap hari setidaknya ada beberapa foto kreatif, design motivasi, sesekali kritik yang saya unggah di social media untuk berbagi foto tersebut. Awalnya saya hanya iseng saja, sekedar mengisi waktu luang. Sampai saya menyadari bahwa instagram saya yang sederhana tersebut berhasil menyedot beberapa follower dalam pekan pertama saya aktif (lagi). Dari yang hanya berkisar di angka 400an, sampai hari ini terhitung lebih dari 1.600 follower. Alhamdulillah.

Kalau dibilang senang, tidak juga. Tapi saya sadar potensi yang akan dimiliki jika tren positif tersebut terus berlanjut. Apa itu? dakwah so…

Demi Masa...

Image
Waktu adalah misteri,
Kita hanya bisa menduga dan berprasangka,

Namun, sejatinya ia adalah sahabat sejati
Sahabat paling setia di antara makhluk yang lainnya...

Ia abadi hingga akhir, sedangkan kita hanyalah insan yang pasti akan berakhir (kisahnya)

Siap? Ya, kita selalu siap :)