Posts

Showing posts from October, 2011

KKN dan Nilai Kedisiplinan

Image
Dibenarkan atau tidak, masih banyak mahasiswa yang belum sepenuhnya siap secara keilmuan dan sosial ketika diterjunkan di masyarakat. Sedangkan telah menjadi sebuah kebiasaan, atau bisa disebut keharusan, ketika menjadi mahasiswa kita harus siap menjadi bagian dari masyarakat. Yakni mampu memerankan diri sebagai agent of change, dan social control.
Sebagai salah satu bentuk pengabdian mahasiswa di masyarakat, kita telah pula mengenal adanya KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang dalam perkembangannya kini, hanya menjadi rutinitas, formalitas belaka. Mahasiswa hanya menjalani KKN untuk menyelesaikan studi, studi selesai, ijazah di tangan, selesai pula perhatian kita terhadap permasalahan mendasar di masyarakat, yakni; pendidikan, ekonomi, dan budaya. Fokus berpindah, mengarah kepada pemenuhan kebutuhan pribadi.
Sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, KKN sebenarnya bentuk kegiatan paling tepat yang manfaatnya dapat dirasakan langsung di masyarakat. Dengan adanya KKN, baik masya…

Pementasan Wayang Kulit BEM Unimus

Image
Sang Pena - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang (BEM Unimus) akan menggelar Pementasan Wayang Kulit semalam suntuk dalam rangka memperingati  Hari Sumpah Pemuda, Sabtu (29/10). Pementasan ini akan disemarakkan dengan parade band Kota Semarang dan UNIMUS, Stand Budaya, permainan tradisional, dan Dialog Interaktif dengan KNPI Jawa di pelataran Rektorat UNIMUS, Jl. Kedungmundu Raya No 18 Semarang. Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus upaya BEM UNIMUS dan UKM Seni  dalam pelestarian budaya, pengenalan budaya, dan syiar dakwah persyarikatan Muhammadiyah. Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang, Prof Djamaludin Darwis menyatakan siap untuk menyumbangkan lagu dalam pementasan akbar wayang kulit tersebut. [Depkominfo BEM UNIMUS]

Temu Akrab Warga IT Muhammadiyah

Image
Sang-Pena Teknologi adalah sebuah alat bantu yang begitu hebat dalam sejarah ilmu pengetahuan manusia. Sebuah pengalaman dan juga pengetahuan yang membantu terus bertahannya kehidupan umat manusia di bumi ini. Dari sekedar “pesawat sederhana” hingga ke teknologi luar angkasa, revolusipun terjadi dalam beberapa tahapan perkembangan teknologi ini, seperti halnya penemuan mesin uap hingga telepon. Terus berkembang sehingga menjadikan teknologi adalah sebuah hadiah persembahan manusia untuk kehidupan ini. Dan teknologi di bidang informasi setelah telepon adalah yang paling pesat berkembang, yang menjamin seluruh dunia terhubung.

Teknologi informasi yang berkembang saat ini memungkinkan untuk melakukan sebuah kerja-kerja perubahan. Demikianlah segala perubahan dipenjuru dunia ini tidak lepas dari adanya perkembangan teknologi informasi. Seperti halnya perubahan politik dan sosial di beberapa negara akhir-akhir ini, adanya campur tangan dari teknologi informasi. Tidak bisa dipungkiri bahwa …

Aktivis-Akademikus, Jangan setengah-setengah!

Image
Sang-Pena Menarik, itulah kata yang paling tepat jika kita hendak berdiskusi tentang akademikus atau aktivis. Perlu ditekankan sebelumnya bahwa pada keduanya memiliki posisi yang sejajar, seimbang, dan saling menguatkan, satu sama lain.
Bayangkan jika negara ini hanya diisi akdemikus, siapa yang membawa bendera reformasi? Siapa yang menggugat ketidak-adilan? Atau siapa yang meneriakkan lapar untuk rakyat? Akademikus? Jelas tidak.
Atau bayangkan begini, jika Negara ini hanya diisi aktivis, siapa yang akan ditugasi menciptakan penemuan spektakuler untuk peradaban manusia? Siapa yang bertanggungjawab pada kecerdasan bangsa? Aktivis? Bukan.
Sebenarnya dua pertanyaan di atas hanya penegasan, logika pembenaran, dan pembuktian bahwa baik akademikus maupun aktivis memiliki porsi yang sama untuk menorehkan namanya dalam “pembukuan” tinta sejarah tak peduli pada pilihan mana kita memposisikan diri.
Perintah dalam Agama Islam telah tegas dan jelas bahwa menuntut ilmu adalah suatu keharusan, Rasu…

Menuju 50 Langkah Anti-Korupsi (II)

Image
Sang Pena- Alhamdulillah, akhirnya PKM-M 50 Langkah Anti-Korupsi telah selesai secara administratif, meskipun masih banyak kekurangan dalam beberapa hal, seperti dalam hal redaksi kata-kata, namun secara keseluruhan PKM ini benar-benar telah siap dalam mengemban amanah untuk menjadi "yang terbaik", dan memiliki daya saing serta kualitas dengan PKM-PKM yang lain.
Bentuk permainan tersebut secara sederhana dapat kita lihat dalam gambar disamping, klik untuk memperbesar (sengaja saya desainkan secara sederhana). Sedangkan untuk tata cara permainan, saat ini belum saatnya untuk terpublikasi secara utuh di media massa (termasuk internet). Intinya, konsep telah siap, modul siap, dan tentu sumber daya tim kami juga telah siap dalam bersaing. Sukseskan PKM FE Unimus, 50 Langkah Anti-Korupsi (Game Pendidikan Anti-Korupsi untuk Sekolah Dasar). [Sang Pena]

(PKM FE Unimus) 50 Langkah Anti-Korupsi

Image
Sang Pena - Gambar disamping merupakan bagian dari pilot project yang akan saya gunakan sebagai Logo (meskipun tidak resmi, :) PKM-M yang berjudul 50 Langkah Anti-Korupsi(Game Pendidikan Anti-Korupsi untuk Sekolah Dasar).
Program Kreativitas Mahasiswa ini akan mengedepankan sebuah konsep permainan baru yang akan diterapkan di sekolah dasar, yang outputnya nanti diharapkan bisa mendidik siswa sekolah dasar untuk memiliki mental anti-korupsi sejak usia dini. Proposal ini memang baru sebatas ide, (maklum, belum 100% beres :p) namun besar harapan tim kami untuk menang. Semoga, amin