Antara Sepeda, DAD dan Photoshop CS3

blogger templates
Menulis, salah satu rahmat yang sangat saya syukuri dan nikmati, bahkan ketika tidak memiliki sepeserpun uang, menulis tetap menjadikan saya kenyang. (Lyla K.)
Sang Pena - Sepenggal kata di atas setidaknya merupakan sebuah ungkapan paling jujur ketika saya memilih untuk menjadi penulis, (yang belum terkenal-tentu saja). Memilih untuk menjadi penulis, berbeda dengan kondisi ketika kita diberi kesempatan untuk memilih kucing di dalam karung. :) Beda dong! 
Ketika menulis menjadi sebuah pilihan, sejatinya kita tidak mengikatkan diri pada sebuah beban. Melainkan memilih untuk melepaskan berbagai macam beban tersebut ke dalam rangkaian kata, untaian kalimat, bahkan akan lebih indah ketika kita mampu menulis dengan baik, menerjemahkan otak dan hati ke dalam tulisan. Benar-benar baik. 
Meskipun belum menjadi penulis terkenal. Saya pribadi telah merasakan manfaat dari menulis, sekalipun sifatnya insidental. Atau sekedarnya saja ketika memiliki keinginan kuat untuk menulis. Bahkan, cenderung tulisan tersebut hanya coretan lucu, aneh bahkan tidak masuk akal. Masalah? tidak!
Seperti halnya pagi ini, seperti yang saya sampaikan secara tersurat dalam judul postingan ini. Dari Ujung GOWES sampai PHOTOSHOP CS3. Aneh? Ya, terserah dong :D suka-suka yang nulis :p
Padahal kalau dirunut, judul tersebut jelas tidak nyambung. Sekali lagi, masalah ketika judul tidak nyambung? :) Tidak!
Jadi pagi ini, ba'da shubuh di Masjid Baitussalam, menunggu kultum (meskipun kurang dari 7 menit). Kemudian melanjutkan gowes (istilah jawanya sepedahan) dari masjid ke Komplek Perumahan dan Perbukitan sekitar kampus. Kurang lebih dua jam dihabiskan di atas sepeda. :D
Sepulang dari sana *dari sepedahan* kesibukan dilanjutkan dengan menjadi freelance editor tugas akhir tanpa bayar *ikhlas lho*. Setengah jam bermesraan dengan Microsoft Word, kesibukan dilanjutkan dengan menjadi designer untuk kegiatan di kampus. Masalah? Tidak (berapa kali pertanyaan ini muncul? :p )
Contoh desainnya akan saya sisipkan dalam postingan kali ini, ada kurang lebih empat desain yang akan saya pamerkan dalam etalase Blog Sang Pena. 
Yuk kita tengok satu-satu :
Ini Banner selamat datang :) Dijamin Ke asliannya :D
Next: lihat lagi yuuukk :D :D
 Ini kokard buat panitia :)
(Wus wus wus, akhirnya jadi juga :D )
Lagiiii, yuk nonton lagi :D
Kalau yang ini buat Instruktur :)
(Yang buat desain termasuk, hahaha) :D *sarap euy*
Yuuk lanjut:
Spesial pake telor dadar :D
Buat peserta DAD yang baruuu :)
*bersiaplah menjadi kader :D
Next :
Naah, ini yang paling pokok :)
Terima kasih buat PhotoShop CS3 yang berkenan membantu, Pak Ketua PK IMM yang memberikan tugas, sekretaris Panitia yang merelakan pulsanya *meskipun gratisan* untuk menyampaikan hasil rapat. Kepada saudara, handai taulan, dan siapa saja. :) Mohon doanya untuk kesuksesan Darul Arqam Dasar (biasa disingkat DAD) :D agar sukses, tidak hujan, dan menghasilkan kader militan :)
Wokee? 
Billahi fi sabilil haq fastabiqul khairat [Sang Pena]

 

7 Responses to "Antara Sepeda, DAD dan Photoshop CS3"

  1. Wah, ahli desain nih kayaknya
    Sukses terus banggg

    ReplyDelete
  2. semangat kawan, semoga karirmu cemerlang...

    ReplyDelete
  3. 3 design urutan dari atas, menurutku warnanya kurang lazim... agak aneh diliat.. :) tp yg 2 kebawah bagus tuh..., untuk font yang design terakhir harusnya diperjelas dan di besarkan lagi dikit.. temanya terlalu turun.

    ReplyDelete
  4. @Asian Girls wokeee mas :D :D :D mbak atau mas sih :D

    ReplyDelete
  5. mantap bang.... karena lambangnya imm... salam imm aja. hehehe

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan komentar, yang sopan ya :) | Semua komentar akan dimoderasi.

Hendak diskusi dengan penulis, silakan via email di pena_sastra@yahoo.com. Terima kasih