Mandek(G) Mundur atau Stagnan?

blogger templates
mandek sang pena berhenti
Saya sedih, beberapa bulan ini tidak ada satupun tulisan yang dimuat media :(
Sang Pena - Saya penulis. Dan keadaan ini sudah saya tanamkan jauh-jauh hari bahwa saya memang ingin fokus pada bidang ini. Sekalipun bukan disiplin ilmu yang saya pelajari. Tapi ternyata sulit kawan, entahlah. Semoga lewat tulisan ini, sedikit beban ini dapat teratasi. :)
Salah satu dampak nyata ketika saya berhenti menulis, atau lebih tepatnya tidak terlalu aktif menulis kini sudah mulai terasa : kurang semangat, dan ada semacam penyesalan kecil. Padahal, sebelumnya saya termasuk aktif menulis, dan beberapa memang dimuat media. Kini, hanya beberapa percikan kecil saja yang masih terlihat. Seperti terakhir menjadi pembicara tentang Motivasi Menulis Mahasiswa di salah satu organisasi mahasiswa di kampus. 
Saya sendiri sempat bertanya-tanya, apa gerangan yang menjadikan saya seperti ini. Berhari-hari hanya ada semangat kecil dan nol aksi. Sedangkan tema-tema besar yang pada bulan-bulan lalu selalu saya kejar dan tulis, seakan memudar dan perlahan redup. 
Memang, menulis tidak terlalu mudah. Dan sebetulnya juga tidak terlalu sulit. Hanya butuh realisasi, meluangkan waktu (bukan mencari waktu luang!) dan selalu banyak membaca. 
Menyadari bukan dari disiplin ilmu dunia tulis yang lantas membuat saya berkecil hati untuk terus menulis. Jelas sekali bukan. Jika saya mengkaji lebih dalam permasalahan saya ini, sebenarnya sederhana saja. 
Saya butuh istirahat dari kesibukan saya yang begitu padat. Sekalipun sebenarnya tidak padat, hanya butuh lebih banyak konsentrasi dan fokus. 
Hufft, rasanya jemari saya sudah mulai lancar kembali bermesraan dengan beberapa tuts di laptop ini. :) Bismillahirrohmanirrohim, semoga sedikit catatan ini mampu menjadikan motivasi menulis saya kembali melambung :) amin. 
Ohya, kawan, penulis itu bukan tentang latar belakang pendidikan, penulis itu tentang peradaban, dan bagaimana kita menempatkan diri. Boleh kita berkoar-koar teori kesana kemari, tapi jangan lupakan salah satu kewajiban paling penting kita sebagai pembawa perubahan. Maka, menulislah :)
[Sang Pena]
#Jika kawan berminat untuk membaca publikasi tulisan saya, silahkan klik http://gores-penaku.blogspot.com/p/my-journey.html 
Terima kasih :) 
Lyla K.

2 Responses to "Mandek(G) Mundur atau Stagnan?"

  1. aminn..semoga bisa tambah hebat lagi ,,saya juga lagi berusaha jadi pro blogger hehe amin doakan yah :)

    ReplyDelete
  2. @sport aminnn :) semoga jadi profesional blogger gan :D siap menerima percikan dolar :D

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan komentar, yang sopan ya :) | Semua komentar akan dimoderasi.

Hendak diskusi dengan penulis, silakan via email di pena_sastra@yahoo.com. Terima kasih