Catatan Milad Ke 51 Ikatan Pelajar Muhammadiyah

blogger templates

Sang Pena - Selamat, akhirnya waktu telah mengukuhkan usia IPM menapaki langkah yang ke 51. 

Lima tahun silam, seandainya saja memilih untuk mengatakan TIDAK. Maka detik ini, bisa dilihat dengan terang dan jelas. Berada di gundukan semen, pasir, dan beberapa batu bata, dengan nasib yang sama jelasnya : Menjadi Pekerja Kasar Bangunan. Serupa dengan kakak, dan beberapa sahabat saya yang lain. Miris nasib ini.

 Namun, skenario Allah memang selalu lebih indah dan lebih baik untuk disyukuri. Lima tahun silam, saya masuk sebuah Panti Asuhan Muhammadiyah atas rekomendasi seorang Guru. Sebuah langkah pertama yang mengubah bagaimana kisah ini akan berakhir. Mengubah segalanya.

Masuk panti merupakan momen tersendiri. Mengawali semua dengan mandiri, sadar diri dan tentu saja mencoba menggali potensi diri. Sampai akhirnya terdampar di organisasi yang sebelumnya kuanggap kecil bernama IRM (Tahun 2007).

Semua berawal dari IRM. Tahun 2007 mengawali diri (entah karena apa) mendadak di Sekretaris Bidang PIP. Belum genap setahun kepengurusan, langsung lengser dan bertengger kemudian di Kabid PIP.

Tahun 2008, Musyawarah Cabang berlangsung megah dan meriah. Entah karena apa, lagi-lagi didapuk untuk menjadi bagian, gak tanggung-tanggung, langsung Jadi Sekretaris Umum PC IPM. Di tahun yang sama juga (entah karena apa) masuk di PD IPM Blora. Setengah sadar.

Tahun 2009, Musycab Jilid sekian (kalau tidak salah sudah lebih dari 10 kali Musycab di Kecamatan kami) akhirnya (entah karena apa) terpilih menjadi Ketua Umum PC IPM. Alhamdulillah. Detik itulah yang kemudian mengajarkan kepada saya pribadi untuk mengemban - mengembangkan tanggung jawab.

Tahun 2010, kuliah telah menanti di depan mata. Lagi-lagi lewat beasiswa melalui IPM, saya berkesempatan belajar gratis (lebih tepat : murah meriah) di Universitas Muhammadiyah Semarang. Kesempatan yang sungguh tidak pernah saya sia-siakan semilimeterpun. Di tahun yang sama, saya juga masuk struktural PW IPM saat Musywil di Salatiga, tepatnya di Lembaga Jurnalistik. Kenapa jurnalistik? Jawabannya bisa dilihat dari Blog ini.

Tahun 2011, kesibukan kuliah mulai mengurangi sedikit porsi yang biasanya saya berikan cukup banyak untuk IPM. Berhubung di kampus tidak ada IPM, maka saya menyempurnakan "Kaderisasi" dengan masuk dan berkecimpung aktif di IMM. Sebuah pilihan yang tepat dan karena kesadaran kuat untuk ngopeni pergerakan mahasiswa yang sama vitalnya seperti IPM (proses kaderisasi)

Tahun 2012, masih berjas merah (IMM) dan jas kuning (IPM). Sekalipun intensitas di IMM semakin padat. Namun demikian, bukan berarti SI Kuning tidak mendapatkan porsi. IPM tetap hidup, di sini, di hati. Dengan kenangan yang tak bisa dijelaskan dengan per kata, atau bahkan per huruf.

Untuk semua sahabat yang pernah bertemu di momen ini : Musyran IPM, Musycab IPM, Musyda IPM, Muyswil IPM, Muktamar IPM 2010, serta semua rapat dari level Ranting hingga Wilayah. Semoga kalian tidak pernah hilang ingatan tentang organisasi besar ini.

Selamat Milad yang ke 51 Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Semoga semakin berkibar, memberikan yang terbaik untuk umat, persyarikatan, dan bangsa

Jayalah IPM Kita!

* Penulis pernah menjadi Ketua Umum di PC IPM Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
* Desain asli, yang secara resmi, dari tahun ke tahun penulis selalu membuat yang terANYAR :)
Last Snap :

5 Responses to "Catatan Milad Ke 51 Ikatan Pelajar Muhammadiyah"

  1. makin sukses dan semangat...
    perjalanan hidup yang penuh kisah menarik untuk dikenang nantinya :)
    hidup mahasiswa

    ReplyDelete
  2. oke gan.. numpang backlink ea :) http://jaringanhostings.blogspot.com/2013/06/no-1-windows-and-aspnet-hosting-terbaik.html

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan komentar, yang sopan ya :) | Semua komentar akan dimoderasi.

Hendak diskusi dengan penulis, silakan via email di pena_sastra@yahoo.com. Terima kasih