Jatuh Cinta Itu...

blogger templates

sangpena.com | Cinta bisa jatuh kepada siapa saja, dimana saja, kapan saja. Tidak peduli anda raja, jika garis menakdirkan anda mencintai seorang rakyat jelata, maka cintalah anda. Tidak urusan anda sedang dimana, di belahan bumi manapun, jika anda dipertemukan dengan belahan hati, maka cintalah anda. Tidak perlu menunggu waktu yang tepat, tanggal yang bagus, jika ia tiba maka cintalah anda.

Sebuah perjumpaan beberapa menit di gang yang sempit - lagi bau - bisa memulai awal sebuah cerita bernama cinta. Pertemuan di masjid yang sama, di majelis tempat anda belajar. Atau sebuah gang yang sama tempat anda pulang. Bahkan, jodoh bisa karena nomor telepon yang nyaris sama, hanya beda beberapa digit angka paling belakang.

Cinta cenderung hadir karena hal-hal yang sifatnya "biasa". Biasa bersama, biasa bersua, biasa berdiskusi dan biasa bertukar pikiran. Lama kelamaan akan timbul rasa yang membuat anda susah tidur :D | ada harap dan doa yang berapi-api, bahkan doa progressif (seperti yang penulis temukan dari beberapa kawan). Doa progresif semacam "Ya Allah jadikanlah ia jodoh hamba, jika bukan pokoknya dia ya Allah", hehe, sampai segitunya mendikte Tuhan -_-. Istighfar kalau anda pernah seperti itu :p | Perjuangkan, tidak cukup doa :)

Tetapi, ada beberapa cinta yang hadirnya sederhana sekali. Ketemu sekali, lalu menikah, sederhana sekali. Hanya lewat foto lalu ketemu pertama pas akad nikah. Dijodohkan ustadz, atau bahkan dinikahi ustadznya sendiri yang masih lajang, dan cinta semacam ini tidak pernah terduga hadirnya.

Jika malam sudah kadung datang, dingin menerpa dan mereka sudah halal di ruang yang sama, setelah akad mempertemukan mereka di siang harinya. Coba bertanya, adakah sekat yang bisa menghalangi datangnya cinta di antara mereka? Sekalipun mereka tak pernah bertanya pada Kahlil Gibran apa itu cinta, mereka tetap jatuh cinta.

Ah, indahnya cinta sederhana :)

Semarang, 29 Agustus 2014

3 Responses to "Jatuh Cinta Itu..."

  1. Mantap mas, ajari saya menulis dong hhe

    ReplyDelete
  2. Don't find love, let love find you.
    That's why its called falling love, because you don't force yourself to fall, you JUST FALL.. :) :p *twin

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan komentar, yang sopan ya :) | Semua komentar akan dimoderasi.

Hendak diskusi dengan penulis, silakan via email di pena_sastra@yahoo.com. Terima kasih