Situs Diblokir? Bikin Lagi, Dakwah Must Go On!

blogger templates
Situs Diblokir? Bikin Lagi, Dakwah Must Go On!
Blokir (Ilustrasi)
sangpena.com Iya, semudah judul itulah saat ini yang perlu kita pahami. Situs diblokir, bukan berarti dakwah selesai, bukan berarti perjuangan sudah mentok. Justru ini adalah batu lompatan, agar kita melompat lebih tinggi, berbuat lebih lagi.

Dakwah sedang diuji di era Pemerintahan Jokowi. Rakyat, terutama muslim sedang diuji dengan pola "Test The Water". Pemerintah akan menyampaikan suatu wacana, jika riak dan ombak gelombang penolakan datar, maka kebijakan (wacana) tersebut akan diterapkan. Tetapi jika terdapat riak dan gelombang penolakan besar, maka Pemerintah akan buru-buru ngeles dengan berbagai dalih.

Kita tentu masih ingat saat Mendiknas mewacanakan penyeragaman do'a di sekolah. Saat terjadi penolakan, buru-buru deh diklarifikasi dan bla-bla-bla. Pun, saat kemarin terjadi 19 situs Islam yang diblokir, twitter resmi Kemenag ikut mempublish gambar tersebut di cuitannya, tapi saat rame kontra, Menteri Agama menyatakan bahwa dia belum mengetahui dengan jelas latar belakang pemblokiran. Aneh :o

Dalam sebuah dialog di TV Swasta beberapa hari kemarin, BNPT dan perwakilan salah satu situs diundang untuk berdiskusi. Nyata sekali BNPT tidak memiliki dalih yang kuat ketika ditanya oleh perwakilan situs Islam tersebut. BNPT kewalahan menjawab saat ditanyakan, kenapa hanya situs Islam sunni? sedangkan yang Syiah tetap dibiarkan kemudahan aksesnya? Apakah ini PESANAN SYIAH untuk memblokir situs-situs yang menyuarakan Syiah Bukan Islam? dan, sekali lagi jawaban perwakilan BNPT tersebut tidak memuaskan.

Jelas sekali kan? :) siapa yang berdiri dibalik semua ini.

= = = =

Kita harus sadar dan penuh keinsyafan, lima tahun ke depan kita akan penuh perjuangan, dakwah tidak lagi mudah. Islam akan diawasi, sedangkan PKI (mungkin) akan kembali muncul dalam bentuk yang "terkemas rapi". Syiah, kita sudah mengetahui, bahwa elite partai pemenang saat ini adalah pendukungnya (dan bagiannya).

Polanya sudah mulai jelas, kebijakan juga mulai tidak waras. Mungkin tidak tepat saat ini jika kita menyalahkan Presiden, tapi sedikit banyak, orang-orang di sekitar beliau lah yang melahirkan berbagai kebijakan, yang (pastinya) beliau mengetahui.

Terakhir, website diblokir bukan alasan untuk menghentikan langkah dakwah. Website diblokir? Bikin Lagi! Seberapa cepat BNPT memblokir, semakin cepat pula kita membuat website yang lain!

Semoga Allah selamatkan negeri gemah ripah loh jinawi ini dari kehancuran. Aamiin.

Jakarta, 2 April 2015


1 Response to "Situs Diblokir? Bikin Lagi, Dakwah Must Go On!"

Silakan tinggalkan komentar, yang sopan ya :) | Semua komentar akan dimoderasi.

Hendak diskusi dengan penulis, silakan via email di pena_sastra@yahoo.com. Terima kasih